Sabtu, 17 April 2010

Mengenang Sinetron Keluarga Cemara


Melihat perkembangan sinetron sekarang, semuanya hanya membahas mengenai cinta, warisan, saling membenci, saling menjatuhkan dan lain-lain. Tapi masih ingatkah kita dengan sinetron beberapa tahun silam, sinetron yang menceritakan mengenai keluarga yang sederhana tapi selalu dipenuhi rasa syukur atas hidup mereka. Ayo tebak, sinetron apa?! Yach, bener. Sinetron itu adalah sinetron Keluarga Cemara. Sinetron yang sungguh berbanding terbalik ya dengan sinetron sekarang.

Mengulas sedikit mengenai sinetron Keluarga Cemara, sinetron ini diangkat dari buku yang berjudul sama yaitu Keluarga Cemara yang dikarang oleh Arswendo Atmowiloto. Cerita dan skenario di sinetron ini pun juga ditulis oleh beliau. Tokoh utama di sinetron itu antara lain Abah yang diperankan oleh Adi Kurdi, Ema (Emak) yang diperankan oleh Anneke Puteri, Euis (anak pertama) yang diperankan oleh Ceria Hade, Ara/Cemara (anak kedua) yang diperankan oleh Anisa Fujianti, dan Agil (anak ketiga) yang diperankan oleh Puji Lestari.

Di dalam sinetron ini, kelima tokoh ini memerankan kisah keluarga yang sederhana dimana Abah hanyalah seorang tukang becak yang sangat bijaksana dalam membimbing keluarganya. Emak yang penuh rasa tanggung jawab menjalankan kewajibannya membesarkan anak-anaknya. Dan ketiga anak yang sangat berbakti kepada orang tuanya.

Di sinetron ini mengajarkan kepada kita bahwa kita harus mensyukuri apapun yang sudah didapat. Sinetron ini menyadarkan kita bahwa yang membuat kita bahagia hidup di dunia bukanlah harta ataupun jabatan, namun yang lebih penting adalah keluarga yang bahagia, rukun dan sejahtera. Keluarga yang saling mendukung, saling menguatkan, saling menjaga dan saling melindungi satu dengan yang lain. Ada kerinduan di dalam hati ingin melihat kembali sinetron seperti itu ditengah membanjirnya sinetron jaman sekarang yang saling berebutan mengenai harta. Kapankah sinetron semacam itu akan kembali tayang di depan layar televisi kita?!

Ini ada lirik Lagu Keluarga Cemara (maaf bila ada yang salah) :

Harta yang paling berharga adalah keluarga
Istana yang paling indah adalah keluarga
Puisi yang paling bermakna adalah keluarga
Mutiara tiada tara adalah keluarga

Selamat pagi emak, selamat pagi abah
Mentari hari ini berseri indah
Terima kasih emak, terima kasih abah
Restu sakti perkasa bagi kami putra-putri yang siap berbakti

Download Lagu Keluarga Cemara


Jumat, 05 Maret 2010

Investasi Koin Emas

Koin emas dan emas batangan yang ada di pasaran tersedia dalam berbagai ukuran. Untuk koin emas biasanya tersedia dalam ukuran 1gr, 2gr, 2,5gr, 5gr dan yang terberat adalah 10gr. Sedangkan emas batangan disediakan dalam ukuran 20gr, 25gr, 50gr dan yang terberat adalah1kg. Harga emas koin maupun emas batangan ini tidak tetap dan mengalami kenaikan maupun penurunan setiap harinya.

Emas batangan dan koin emas dapat diperoleh di kantor pegadaian, toko perhiasan / toko emas dan di PT. Aneka Tambang atau disingkat PT. Antam. Kantor pegadaian biasanya tidak menjual emas batangan dalam jumlah banyak, lebih banyak koin emas dengan cap kantor pegadaian. Membeli koin emas di Perum Pegadaian biasanya dilakukan untuk tujuan naik haji, dimana pegadaian mengeluarkan jenis produk yang disebut Ongkos Naik Haji (ONH) dengan tujuan membiayai perjalanan haji dengan tabungan emas. Namun pada dasarnya koin emas bisa diperjualbelikan dengan bebas, artinya siapapun boleh membeli koin emas ONH walaupun tidak termasuk pergi haji.
Sedangkan toko emas pada umumnya tidak menjual koin emas namun menyediakan emas batangan dalam ukuran terbatas। Dibandingkan toko emas dan kantor pegadaian maka PT. Antam yang paling lengkap menyediakan kedua bentuk emas tersebut. Di PT. Antam sendiri harga emas diumumkan 2 kali dalam sehari yaitu pagi dan sore dan biasanya harga tersebut menjadi patokan harga emas di toko emas maupun kantor pegadaian. PT. Antam adalah salah satu BUMN yang bergerak dalam usaha pertambangan. Jika anda tertarik membeli emas dari PT. Antam, anda bisa menghubungi unit bisnis logam mulia bagian perdagangan PT. Antam untuk keterangan lebih lanjut. Begitulah sekilas gambaran umum mengenali koin emas dan emas batangan saat ini. Siapapun boleh membeli koin emas dan emas batangan baik itu perorangan maupun perusahaan.

Cara membelinya juga mudah sekali karena tidak memerlukan persyaratan tertentu. Anda cukup datang ke toko emas, kantor pegadaian, atau ke PT. Antam dan membelinya ke counter yang tersedia. Keuntungan lainya dengan memiliki koin emas dan emas batangan sebagai investasi adalah sifatnya yang likuid, karena umumnya dapat diuangkan atau di jual dengan mudah diberbagai tempat di seluruh dunia baik dengan atau tanpa sertifikat. Namun untuk lebih mudahnya, lakukanlah jual beli emas di tempat atau toko yang sama. Jangan lupa juga untuk menyimpan kuitansi pembelian atau sertifikatnya, agar lebih memudahkan Anda dalam menjualnya. Tujuan lain adalah agar anda juga mudah mengingat berapa harga beli emas tersebut sebab tertera di kuitansi, sehingga bisa menentukan kapan saat yang tepat untuk menjualnya. Yang paling penting tentunya selalu perhatikan juga saat menjual emas tersebut apakah harga jualnya bisa menutup harga belinya.
Investasi ke dalam emas sebaiknya tidak dilakukan dalam waktu jangka pendek (kurang dari 1 tahun), sebab kenaikan harganya belum terlalu besar, namun dalam jangka waktu lebih dari 1 tahun kenaikan harganya mungkin bisa lebih besar daripada bunga tabungan dan deposito। Sebaiknya juga tidak menginvestasikan seluruh harta tunai Anda dalam bentuk emas, sebab Anda akan tetap harus pegang uang tunai juga, jadi bagi-bagilah porsi yang tepat antara tabungan, deposito, dan emas. Selain itu menyimpan emas juga jangan terlalu banyak, sebab resiko kehilanga, semakin banyak emas yang Anda simpan semakin tinggi resiko hilangnya, karena itu sebaiknya tidak menyimpan emas dalam jumlah besar di rumah, simpanlah di tempat lain yang lebih aman misalnya di safe deposit box di bank. Biaya penyimpanan juga perlu dipertimbangkan, sebab semakin banyak emasnya maka anda juga harus keluar uang untuk tempat menyimpannya.